Saturday, July 28, 2012


Saya Cinta Sepak Bola.

Sungguh sepak bola itu tidak bisa dilepaskan dari hidup saya J sampai sekarang saya cinta sepakbola…saya menaruh perhatian terhadap sepak bola..saya masih melakukan kegiatan yang berhubungan dengan sepak bola! Dan saya tidak akan mengijinkan siapapun untuk mengganggu kecintaan saya terhadap sepak bola J saya menyatakan perang dengan siapapun yang menendang sepak bola dari hidup saya hahahaha.  Kalau saya ingat-ingat dengan susah payah lol kenapa saya suka sepak bola maka munculah nama tetangga saya semasa kecil, namanya mas Amat Mustaqim. Si mas ini pada waktu itu berumur kurang lebih 15 tahunan dan saya seumuran anak yang masih duduk di awal-awal bangku SD, dia adalah pemain antar kampung yang punya obsesi masuk skuad kategori junior dari klub ternama di kota kami pada saat itu yaitu PSIS Semarang yang berkompetisi di Liga Perserikatan (kompetisi sepak bola Indonesia yang pertama kali dilaksanakan pada tahun 1931 dan berakhir di tahun 1994). Guna mencapai obsesinya itu Si mas itu “memperalat” saya J selesai pulang sekolah saya selalu di carinya untuk di ajak ke lapangan bola tapi bukannya di ajak bermain bola tapi suruh jagain sepeda dia sedangkan dia enak-enakan bermain si kulit bundar huuuf…contoh lain lagi; dia dribbling bola lalu saya di paksa merebut bola dari kaki dia sampai berhasil, tapi nampaknya saya tidak pernah berhasil. Bagaimana bisa berhasil dia orang badannya segede gaban J, ada juga adu sprint yang pasti saya di suruh lari duluan sampai batas jarak tertentu, istilahnya di voor lah  tapi masih saja saya yang kalah…kurang aseeeeeeeem! Tapi asyiknya diri saya tidak jengkel atau kapok, malahan sangat menikmati waktu-waktu itu.

Singkatnya dari pengalaman itu membuat saya ketagihan bermain bola, akhirnya saya mencari teman sebaya untuk bermain bola bersama lalu mencari lawan dari kelompok lain untuk bertanding J dan saya ingat aktivitas ini mengiringi saya dari SD sampai SMA. Saya juga pernah punya obsesi untuk menjadi pemain sepakbola maka dari itu saya pernah bergabung di Sekolah Sepak Bola (SSB) untuk memperdalam skill sepak bola dan menikmati kompetisi antar SSB di wilayah kota Semarang dimana melalui kegiatan ini bakat mengolah si kulit bundar saya bisa terlihat oleh tim pencari bakat dari klub-klub besar di Indonesia…TETAPI…. Faktanya sama sekali tidak ada yang melirik saya J akhirnya sayapun memutuskan untuk gantung sepatu dari SSB dan memilih main santai saja untuk cari keringat bersama teman-teman tetangga rumah …ouh poor Agung! Setelah lulus SMA sudah mulai jarang bermain, tetapi tidak bisa dikatakan saya meninggalkan dunia sepakbola J saya aktif mengikuti dan memantau perkembangan sepakbola di dunia dan menikmati turnamen-turnamen kelas dunia yang ada setiap tahunnya. Saya fans berat dari klub Manchester “the red devils” United dan untuk tim nasional saya mendukung tim nasional negeri Ratu Elisabeth, lha..lalu tim nasional negeri sendiri tidak di dukung? Tidak mau!! Tim nasional Indonesia mainnya jelek dan sering kalah hahahahhahaaha. Anyway walaupun kurang bagus saya tetap mengikuti perkembangan tim kebanggaan masyarakat pecinta sepak bola Indonesia ini dan juga perkembangan sepak bola secara umum di negeri ini : mulai dari apa yang terjadi di tubuh organisasi yang menaungi sepak bola, kompetisi lokal  yang ada, kejuaraan internasional yang di ikuti, proses pembinaan de el el..dan yang saya tahu tidak sedikit suara-suara negatif syarat dengan kritik banyak terdengar untuk sepak bola Indonesia ini. Okelah itu tidak salah, itu hak semua orang karena kebebasan dalam bersuara memang di atur dalam UU, akan tetapi yang masih kurang adalah semua itu tidak di imbangi dengan masukan atau solusi terhadap masalah yang ada… so sekaranglah waktunya kita insan yang cinta sepak bola memotivasi diri kita untuk berdoa dan bekerja sesuai dengan kemampuan dan kapasitas kita untuk memberikan “sesuatu” untuk kemajuan sepak bola di negeri ini sekalipun itu tampaknya kecil J


Lalu apa yang kamu lakukan Gung? J saya melakukan hal kecil yang pada umumnya sudah banyak dilakukan oleh orang-orang di negeri ini yaitu membuat Sekolah Sepak Bola (SSB). Saya dan 2 teman dari Brazil serta 1 teman dari Kanada membuat SSB yang bernama Putera Pemenang Bali di bulan Mei 2012, Lapangan untuk tempat berlatih kami sewa Lapangan sepak bola dari desa adat Kelan Tuban persis samping landasan pacu Bandara Ngurah Rai. Jadwal latihan rutin kami adalah hari Rabu dan Jumat pukul 14.30 – 17.00 WITA serta hari Minggu pukul 07.00 – 09.00 WITA. Sebelum membentuk SSB ini saya dan teman-teman memperlengkapi diri kami dengan ilmu kepelatihan sepak bola, teman saya dari Brazil pulang ke negaranya dan mengambil kursus kepelatihan yang di adakan oleh CBF (PSSI-nya Brazil) sedangkan saya mengambil kursus kepelatihan sepak bola di Bandung yang di adakan oleh asosiasi pelatih dari Eropa yang mendapat sertifikasi A dari UEFA (organisasi sepak bola Eropa) yang di adakan setiap tahun dan mengambil magang di salah satu klub lokal yang ada di wilayah Jimbaran Bali selama satu setengah tahun.


Kami berusaha untuk memberikan yang terbaik dalam SSB ini. Kami benar-benar mempersiapkan setiap menu latihan guna mempertajam skil dalam bermain sepakbola, kami memberikan pengajaran-pengajaran yang semoga bisa membuat anak-anak didik memiliki jiwa seorang pemenang, pemenang bagi kami adalah seorang yang menghidupi nilai-nilai yang ada pada slogan kami yaitu CHAMPIONS. Terjemahan secara singkatnya adalah C untuk Character yang berbicara setiap kita haruslah memiliki karakter yang baik dan seteguh batu karang, H untuk Honesty dimana dalam hal apapun kita harus bersikap jujur, A untuk Attitude berbicara Sikap yang benar sebagai seorang pribadi terhadap diri kita dan orang lain, M untuk Motivate berbicara kita harus menjadi seorang motivator yang baik untuk kita dan orang lain, P untuk Perseverance  berbicara tentang ketekunan dalam belajar untuk mencapai mimpi kita, I untuk Initiative berbicara kita harus selalu mencari peluang dan siap mengambil tindakan, O untuk Others yang berbicara orang lain lebih penting dari kita pribadi, N untuk Not afraid yang berbicara untuk kita semua harus berani melawan rasa takut yang datang dalam hidup kita dan S untuk Success yang berbicara tentang keberhasilan kita menjadi seperti diri kita sendiri dan mengembangkan semua potensi yang nantinya kita gunakan untuk membantu sebanyak-banyaknya orang lain di sekitar kita. Kami juga tak lupa untuk membuat Fun Time untuk semua yang terlibat dalam SSB ini seperti yang sudah kami lakukan yaitu makan siang bersama yang kami bagi sesuai kelompok umur, bermain Play Station, nonton film, santai di pantai juga outbound dengan permainan-permainan yang punya nilai-nilai dari CHAMPIONS.




Harapan kami adalah apa yang kami lakukan bisa membantu anak-anak meningkatkan kemampuan bermain sepak bola dan menjadikan mereka sebagai pribadi seorang pemenang yang nantinya akan berkecimpung dalam dunia sepak bola dan membawa harum nama bangsa ini. Kami memimpikannya..kami menghidupi harapan itu…dan kami percaya itu semua bisa terjadi. Majulah sepak bola negeriku! Garuda selalu ada di dadaku...sekali lagi aku cinta sepak bola :)

No comments:

Post a Comment