Monday, February 25, 2013


Tai Kucing!

Teman, apakah anda punya masalah dengan tai kucing? Bentuknya..teksturnya…aromanya…atau keberadaannya? J Baaaahh!..Saya dan istri punya masalah dengan bentuk, tekstur, aroma dan keberadaan tai kuncing L. Belakangan ini kami sering kena “terror” bau tak sedap di pagi hari ketika membuka jendela kamar tidur setelah beranjak dari istirahat sepanjang malam..bau itu sangat tidak enak dan menusuk hidung serta membuat kami terasa pengin muntah J, dan tentunya pastinya jelasnya terror tersebut berasal dari tai kucing ..fiuuuh.. mengapa bisa ada tai kucing dekat kamar kami? Hmmmm…begini ceritanya, di rumah yang kami sewa di daerah Jimbaran Bukit ini punya garasi, lalu di pojokkan garasi tersebut terdapat gundukkan pasir bangunan kepunyaan pemilik rumah yang lumayan banyak dan kira-kira bisa memenuhi 1 bak mobil pick-uplah, so pasti pasir tersebut menjadi bagian dalam masalah ini J karena seperti yang kita ketahui bersama kalau kucing itu memang nyaman berak di pasir, kenapa bisa begitu? Entahlah dan entahlah….anyway kami tidak memelihara kucing, tapi para tetangga tercinta kamilah Tuan si empunya kucing-kucing kampung tersebut, mereka merawatnya dengan memberi makan dan tempat untuk kucing-kucing tersebut beristirahat namun tuan-tuan itu tidak memberikan “jamban” buat  kucing-kucing itu merelease tai-tainya…dan wajarlah gundukkan pasir yang ada di garasi rumah kamilah menjadi tujuan utama mereka untuk buang hajat secara bergantian L. Beruntungnya dari kejadian tersebut adalah letak kamar kami yang tepat bersebelahan dengan garasi dan beruntungnya lagi 2 jendela besar kami menjadi “connecting” nya J..buka jendela..melihat pasir..dan dapatlah bonus aroma “fresh” itu di pagi hari.

Dari beberapa tai yang kami jumpai di gundukan pasir tersebut sepertinya membantu kami untuk bisa mengira-mengira jenis karakter apa yang kucing-kucing itu miliki hahahaha.. sebagai contohnya : kucing sopan; kucing tersebut mengubur tainya sehabis berak, lalu ada kucing teledor yang terus-terusan lupa untuk mengubur tainya, ada juga jenis karakter lainnya yaitu kucing yang suka show off karena dengan sengaja berak di tempat yang mudah di lihat oleh mata kita dan sengaja tidak menguburnya dan juga warna tainya sangat “eye catching” J.

 

Oke kembali ke terror lagi, kami terus mencoba membunuh aroma tersebut (bukan kucingnya J) dengan segera mungkin mengambil tai kucing itu dengan menggunakan skop lalu membuangnya di semak-semak di belakang perumahan, tetapi kebiasaan itu tidak menyelesaikan masalah L karena kucing terus melanjutkan buang hajatnya dan membagikan aroma tainya kepada kami…fiuuuh..sampai pada akhirnya kami mendapatkan cara hasil dari tanya-tanya banyak sumber J, ternyata caranya mudah sekali yaitu dengan terus membuat pasir terasa basah buat si kucing dengan cara menyiram saja itu pasir dengan air secara merata J karena kita tahu kucing tidak suka dengan air, maka hal-hal yang bersinggungan dengan air membuat kucing enggan menyentuhnya..jadi saya selalu memastikan setiap hari gundukan pasir itu harus dalam keadaan basah! Selain membuat kucing tidak senang, juga dengan cara membasahi pasir kita bisa mengurangi debu yang berhamburan karena tiupan angin keras yang akhir-akhir ini menggila ria di wilayah Bali J oh iya kita juga bisa menambahkan cara lain yaitu menaburi kapur barus di sekitar pasir dimana dipercayai bahwa bau dari kapur barus tersebut sangat tidak di sukai si kucing dan membuat mereka tidak mendekat. Syukurlah cara itu sangat jitu dan membuat hidup kami yang bahagia ini menjadi lebih bahagia hahaha. So kalau anda punya masalah yang sama dengan saya, anda tahu apa yang harus anda perbuat J
                                       
 

J setiap masalah yang terjadi tidak pernah melebihi kekuatan kita

dan itu semua pasti ada jalan keluarnya J

No comments:

Post a Comment